Politik – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melihat peran strategis ibu tanamkan ideologi Pancasila di era digital.
“Ibu merupakan pendidik utama di lingkungan keluarga,” ujar Mirzani di Bandar Lampung, Sabtu, 4 Februari 2023.
Baca Juga: FBCB Desak Negara Hadirkan Pemilu yang Berkeadilan Gender
Mirzani Djausal selalu mengingatkan hal itu dalam setiap acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila yang dilakoninya.
Munculnya ideologi baru di era globalisasi, tutur dia, seolah tak terbendung dengan hadirnya teknologi informasi.
Ideologi Pancasila di era digital mulai luntur dengan masuknya ideologi alternatif melalui internet ke dalam kehidupan masyarakat.
“Ideologi Pancasila mulai dirembes ideologi baru melalui handphone. Banyak terjadi pergeseran nilai pada generasi muda,” kata Mirzani.
Mirzani menilai ibu sebagai pendidik dalam keluarga merupakan instrumen paling penting untuk menularkan ideologi Pancasila kepada bapak dan anak.
“Maka pemerintah berupaya agar ideologi Pancasila tetap ada. Anak-anak diomongin ibunya jauh lebih nurut dibandingkan bapaknya,” kata Ketua DPD Gerindra Lampung ini.
Seorang ibu dalam keluarga memiliki peran yang sangat strategis untuk menanamkan ideologi Pancasila di era digital dalam menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat.
Peran strategis ibu tanamkan ideologi Pancasila di era digital memang sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Kami tidak ingin melihat anak-anak ke depan menjadi tidak cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkas Mirzani.
Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP Universitas Lampung, Edi Siswanto, mengatakan Pancasila sebagai falsafah negara mengandung nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan.
“Ideologi Pancasila sekarang mulai terdegradasi melalui handphone. Anak-anak suka asyik sendiri dengan handphone sehingga kontrol sosialnya lemah,” jelas Edi.
Pengguna internet, khususnya anak-anak, banyak menerima informasi tanpa punya kemampuan untuk memahami dan mengelola informasi tersebut.
“Itu yang sedikit demi sedikit akan merusak karakter bangsa kita,” ujar dia.
Edi menekankan pentingnya seorang ibu untuk menanamkan kembali ideologi Pancasila dalam keluarga.
“Karena tanpa kita sadari, nilai-nilai Pancasila pada diri anak-anak hari ini, sudah tidak Pancasila lagi,” kata Edi.
Baca Juga: 20 Bakal Calon DPD Asal Lampung Lolos Verifikasi Administrasi
