Politik – Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung, Drs. R. Sigit Krisbintoro, M.IP mengulas fenomena Relawan Jokowi beri dukungan ke Prabowo.
Diketahui, Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer, mendeklarasikan perubahan nama Joman menjadi Prabowo Mania 08 atau disingkat PM 08.
Perubahan nama ini sebagai tanda dukungan kepada Prabowo Subianto.
Baca Juga: Sigit Krisbintoro: pemilih kian cerdas parpol harus ubah paradigma
Adapun makna dari Prabowo Mania 08 adalah harapan agar Prabowo menjadi presiden kedelapan yang bisa meneruskan Jokowi.
Pemberian dukungan tersebut secara resmi dilakukan saat kelompok PM 08 datang ke rumah sang Ketua Umum Partai Gerindra di Kertanegara pada Kamis, 16 Februari 2023.
PM 08 diterima oleh Prabowo selama satu jam lebih, dan keduanya sepakat menjadi kelompok pendukung dan didukung untuk kepentingan Pemilu 2024.
Keesokan harinya, Jumat, 17 Februari 2023, sebanyak 64 Ketua Kelompok Relawan Joko Widodo di Jawa Barat bersama puluhan LSM, ormas, dan pondok pesantren mendeklarasikan dukungan bagi Prabowo Subianto sebagai Capres RI 2024.
Deklarasi masyarakat yang bergabung dalam komunitas Prawiro itu diadakan di Mall BTC, Bandung, Jawa Barat.
Ketua Prawiro Jawa Barat, Budi Setiawan, saat mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo sebagai presiden menganggap Prabowo sosok pemimpin yang cakap dalam bekerja, memiliki keberanian dan sudah teruji kesetiaannya kepada NKRI.
Menteri Pertahanan RI ini juga dinilai sebagai tokoh yang memberikan solusi dari berbagai tantangan dinamika dunia global.
Prawiro Jawa Barat sudah memiliki pengurus di beberapa kabupaten/kota di antaranya; Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Tasik kota, Kabupaten Tasik, dan Kabupaten Pangandaran.
Pengalihan dukungan Relawan Jokowi kepada Prabowo dinilai bukanlah oportunisme atau mengambil keuntungan tanpa berpegang pada prinsip tertentu.
Fenomena Relawan Jokowi beri dukungan ke Prabowo didasarkan pada pertimbangan kerasionalan.
“Pilihan mereka berdasarkan rasionalitas bukan pragmatis, juga berdasarkan pertimbangan ideologi,” kata Sigit Krisbintoro, di Bandar Lampung, Senin, 20 Februari 2023.
Kelompok relawan akan mengalihkan dukungan kepada calon lain yang memiliki ideologi sama dari calon sebelumnya.
“Ini menjadi bahan pemikiran bagi mereka untuk menyikapi perkembangan politik yang ada,” ujar dia.
Kelompok relawan juga dinilai memiliki pertimbangan sendiri untuk mendukung sosok yang dinilai mampu meneruskan perjuangan ke depannya.
“Jadi, bagi yang tidak layak, tidak akan dipilih mereka. Layak atau tidaknya, pertimbangannya ada,” kata Sigit.
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, kelompok relawan akan menyatakan sikap mendukung kepada sosok yang diyakini bisa mewakili aspirasi mereka dan memiliki kepentingan yang sama.
“Kalau sikap oportunis kan sikap yang mendua. Tergantung pada kepentingan tertentu bukan terkait ideologi. Tidak punya pendirian,” ujar dia.
Sebaliknya, Sigit melihat Relawan Jokowi yang memberikan dukungan kepada Prabowo merupakan kelompok relawan yang memiliki sikap, pendirian, dan pertimbangan matang terhadap sosok yang layak dicalonkan.
“Bagi calon juga tentunya ada pertimbangan terhadap dukungan kelompok relawan. Kalau menguntungkan secara politik ya tidak jadi masalah,” pungkas Sigit.
Baca Juga: Lapas Kelas I Bandar Lampung Diminta Tertib Administrasi Kependudukan
